• Linkz

Ketahui Penyebab Kehabisan Stok Barang dan Solusinya!

Updated: Sep 23


Bisnis UKM harus menggunakan aplikasi bisnis yang memiliki program inventory gudang, terutama untuk sistem distributor. Manajemen orderan diperlukan agar tidak kehilangan penjualan dan stok.
Photo by frankie cordoba on Unsplash

Berbeda dengan kasus dead stock, kehabisan stok adalah kondisi yang pasti selalu ingin dihindari oleh para pelaku bisnis manapun apalagi saat menghadapi pandemi saat ini. Karena salah satu faktor yang mempengaruhi jalannya roda perusahaan bisnis adalah pengaturan ketersediaan barang.


Jika dilakukan pengaturan ketersediaan barang, keuangan dan berbagai komponen lain dilakukan secara tepat, tentu saja akan membuat perusahaan yang dikelola juga akan menjadi semakin besar.


Untuk itu, mari kita bahas apa sebenarnya yang menjadi penyebab paling umum mengapa terjadi kehabisan stok barang dan cara mengatasinya:


1. Adanya Data yang Tidak Akurat

Pencatatan barang dan sebagainya melalui cara manual terbukti memiliki berbagai kelemahan. Tidak hanya menyebabkan hilangnya penjualan, kehabisan stok juga dapat menurunkan kepuasan pelanggan dan tingkat loyalitas mereka pada bisnis Anda.


Jadi, pastikan sekali bahwa data yang Anda miliki sesuai dengan kondisi di lapangan. Lakukan stock opname secara rutin untuk menghindarkan ketidaksesuaian data inventaris Anda. Perhatikan jika Anda mempunyai produk yang slow-moving dan berpotensi dead stock, cari cara dengan cepat menjual produk-produk tersebut untuk menjaga perputaran arus kas.


2. Tidak Menambah Stok Barang Tepat Waktu

Dengan mengamati pola, memprediksi permintaan barang, dan mengamati tren pelanggan Anda merupakan langkah agar bisnis Anda terhindar dari masalah kehabisan stok barang. Anda bisa menggunakan katalog digital untuk mengetahui permintaan barang yang populer. Mengenai katalog digital dapat Anda pelajari disini.


Baca Juga: Ikuti Cara Ini untuk Mengelola Stok Barang Anda Secara Efektif


3. Komunikasi & Hubungan Dengan Supplier Kurang Baik

Jika suatu produk terjual lebih cepat dari yang diharapkan, jangan menunggu sampai stok barang menipis. Buat perencanaan dengan supplier Anda mengenai ekspektasi stok barang per bulan ataupun per kuartal, dan buat negosiasi mengenai kebijakan pembayaran dan pengembalian produk jika memungkinkan. Segera hubungi supplier Anda, lalu rencanakan pesanan Anda berikutnya agar menjaga stok barang tetap di level aman.

4. Modal Kerja Tidak Cukup

Beberapa bisnis mengalami kehabisan stok barang karena kurangnya dana untuk membeli inventaris baru. Pastikan Anda telah memiliki perjanjian kerja sama tentang mekanisme pembayaran invoice, termasuk tentang bagaimana jika pelanggan Anda terlambat melakukan pembayaran.


Untuk itu, hindari kehabisan stok barang dari bisnis Anda agar bisnis Anda dapat berjalan dengan baik dan berkembang dengan pesat. Mari bergabung dengan LINKZ GRATIS untuk meningkatkan mangement inventaris bisnis Anda.


Ketahui fitur-fitur pada aplikasi LINKZ lebih lanjut:


LINKZ akan selalu memudahkan Anda dalam peningkatan penjualan melalui solusi pemesanan dan pelacakan inventaris yang akan selalu terhubung ke pelanggan Anda. Hubungi tim kami untuk konsultasi bisnis Anda sekarang juga! #saLINKZmembangun


207 views0 comments