Varian Omicron Terus Meningkat, Bagaimana Kabar Bisnis Anda?

Indonesia terus mengalami kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron yang dinilai cukup berbahaya. 

Walaupun virus corona ini sudah berjalan kurang lebih selama dua tahun, namun masih banyak masyarakat yang tidak taat protokol kesehatan (prokes).

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organizaton (WHO) menyatakan bahwa para ilmuwan telah melacak naiknya angka kematian akibat varian Omicron Covid-19 yang terus menyebar ke seluruh dunia (Tempo).

Kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, dalam konferensi pers 1 Februari 2022, terdapat hampir ratusan juta kasus virus Covid-19 dalam kurang dari dua minggu yang telah dilaporkan ke WHO.

 

Para ahli telah memperkirakan bahwa kenaikan kasus COVID-19 akibat penularan Omicron akan menyebabkan naiknya angka kematian.

Dilansir dari Kompas, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa puncak virus Covid-19 varian Omicron akan mencapai dua sampai tiga kali lebih besar dibandingkan puncak varian Delta.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, menekankan semua kasus positif tak bisa dilakukan whole genome sequencing karena keterbatasan (Detik).

Apa itu whole genome sequencing?

Singkatnya, setiap makhluk hidup memiliki materi genetik berupa Deoxyribonucleic Acid (DNA) yang tersimpan dalam tiap sel penyusun tubuhnya yang disebut genom. Data genom makhluk hidup ini didapatkan melalui teknik Whole Genome Sequencing (WGS). 

Peran Pemerintah Dalam Kasus Omicron

Menurut Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia, varian Omicron kini telah menyebar ke 77 negara. Indonesia siap berperang melawan Covid-19 varian Omicron.

Presiden Indonesia, Joko Widodo, memberikan instruksi untuk Indonesia agar lebih tertib. Ia meminta kepada masyarakat agar jangan panik dan mendorong masyarakat untuk segera melakukan vaksin. Tak lupa, Jokowi juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

Peran masyarakat sangatlah penting dalam melawan Covid-19. Masyarakat perlu tetap disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan (prokes) untuk memastikan keberhasilan respon mereka dalam menanggapi pandemi ini (The Jakarta Post).

Kegiatan pindah lokasi juga sedang dihentikan. Kepala Sub Divisi Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Imigrasi, Achmad Nur Saleh, mengkonfirmasikan bahwa perlu untuk digarisbawahi mengenai larangan bagi orang asing ke Indonesia karena potensi penyebaran Covid-19 varian Omicron disebabkan oleh orang asing bukan penduduk.

Selain vaksin biasa, masyarakat juga dihimbau untuk mengambil vaksin booster yang sudah bisa dilakukan sejak awal tahun 2022. Pemerintah akan membantu untuk memastikan bahwa jumlah vaksin dapat cukup untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Pemerintah juga mendukung protokol kesehatan dengan menerapkan penegakan yang lebih ketat, yaitu dengan aplikasi PeduliLindungi.

Pengukuran pengujian dan pelacakan juga didukung dan dibantu oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Namun, hal tersebut tergantung dengan peraturan pemerintah mengenai level PPKM yang akan diberlakukan.

Keadaan Bisnis Selama Omicron

Awal munculnya virus Covid-19, banyak bisnis yang mulai sepi, pusat perbelanjaan terhambat, dan walaupun vaksinasi telah dijalankan tidak akan menjamin situasi kembali seperti sebelum pandemi dengan cepat. 

Ketika semua kegiatan berhenti dan melambat, apa yang Anda lakukan? Anda bisa gunakan waktu tersebut untuk memfokuskan bukan hanya dari perencanaan bisnis dan anggaran, namun kaji kembali efisiensi dari faktor performa jual-beli di bisnis Anda terutama saat pandemi covid dan pemberlakuan PPKM.

Kapasitas kegiatan supermarket, hypermarket, pasar tradisional, dan toko-toko dikurangi dari 100% menjadi 75%, namun tetap dapat beroperasi. Jam operasional juga dikurangi, dari yang bisa hingga pukul 10 malam kini hanya bisa sampai pukul 7 malam.

Sektor UMKM mulai terlihat imbasnya dan berusaha keras untuk tetap menjalankan bisnis sebisa mungkin meskipun resiko virus corona menghantui. Anda harus segera menerapkan transformasi digital agar bisnis Anda bisa berkelanjutan dalam situasi yang kritis ini.

Dari Tempo, tidak sedikit bisnis yang terpaksa gulung tikar di masa pandemi Covid-19 dan banyak juga yang memaksakan bertahan di tengah himpitan. Daya beli yang menurun selama pandemi membuat seluruh sektor perekonomian mengalami kerugian. Jangankan untuk meraup untung, berharap untuk balik modal saja begitu sulit.

Terhambatnya laju pergerakan ekonomi di dunia ini dapat disebabkan karena terhambatnya produktivitas suatu negara, terutama pada bagian logistik yang menyalurkan barang satu daerah ke daerah yang lainnya.

Belum lagi wabah virus ini mengakibatkan banyak kasus PHK dan menurunnya kesehatan antar manusia dan itu menarik beberapa dana yang seharusnya digunakan dalam menunjang hal lain dialihkan untuk memfokuskan pada kesehatan masyarakat.

Tampaknya, hal ini kembali membawa kabar kurang baik bagi para pelaku usaha. Bagi sebagian besar pebisnis, PSBB ini merupakan ancaman karena menghambat peforma jual-beli dan menurunnya harga produk di pasaran.

Dari DW, banyak industri yang terpukul oleh krisis virus corona. Tetapi ada juga bisnis yang mengeruk keuntungan besar di masa pandemi. Beberapa orang yang sudah kaya menjadi lebih kaya lagi, ada juga yang mendadak untung besar.

Mewabahnya virus Covid-19 sangat berdampak besar bagi sektor ekonomi dan perdagangan khususnya dalam dunia bisnis sendiri, tetapi pada khalayaknya dalam keadaan seperti apapun, seharusnya kegiatan bisnis harus tetap berjalan dan membawa manfaat bagi masyarakat sekitar.

Dengan adanya kebijakan berupa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah, sistem distribusi barang menjadi terganggu. Maka itu, strategi retail perlu disusun agar bisnis tetap dapat berjalan.

Industri ritel kian terimpit dampak pandemi corona (Covid-19). Upaya peralihan pemasaran ke daring tidak cukup optimal menahan anjloknya penjualan. Perlu inovasi kuat dan kerja keras agar bisa bertahan (Sindonews).

Tak hanya retail kecil, perusahaan retail besar seperti department store, supermarket, warehouse (gudang) maupun hypermarket juga mengalami hal serupa.

Selain itu, sektor UMKM pun menjadi salah satu unit bisnis yang paling merasakan dampak dari Covid-19. Sebanyak 60 juta UMKM di Indonesia kian terpuruk akibat penurunan omzet yang signifikan.

LINKZ memandu para pengusaha untuk menjalankan bisnis dengan strategi yang perlu dilakukan. Baca tips strategi bisnis berikut:

6 Langkah Dasar Untuk Memulai Bisnis Sukses

5 Strategi Bisnis yang Perlu Dilakukan Agar Penjualan Meningkat

3 Strategi Penjualan untuk Pertahankan Bisnis dan Pelanggan

Ketahui fitur-fitur pada aplikasi LINKZ lebih lanjut:

Memajukan Bisnis di Masa Pandemi

Rencana yang telah disusun oleh pemerintah diharapkan dapat melindungi Indonesia dan membawa keyakinan bahwa ekonomi Indonesia aman sehingga bisnis dapat berjalan seperti biasa meskipun di tengah pandemi yang masih berlangsung.

Dari Kontan, kenaikan kasus Covid-19 memunculkan pertanyaan terkait pengaruhnya terhadap bisnis di Indonesia. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy, menilai bahwa kenaikan Covid-19 di Indonesia tidak berdampak besar bagi bisnis.

Bank Indonesia (BI) memperkirakan kegiatan usaha akan semakin kuat, seiring dengan berjalannya aktivitas ekonomi dan musim panen yang tidak banyak terpengaruh oleh Covid-19 varian Omicron. 

Menurut Katadata, hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha kuartal I 2022 sebesar 9,39%, naik dari kuartal sebelumnya 7,1% dan 4,5% dibandingkan periode yang sama 2021.

Sektor utama yang diperkirakan mencatat kinerja moncer pada awal tahun, yaitu sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan dengan nilai SBT 1,96%. Selain itu, terapat juga peningkatan di industri pengolahan dengan nilai SBT 2,74%.

Peningkatan penggunaan tenaga kerja diperkirakan terjadi di industri pengolahan serta pertambahan dan penggalian. Ini sejalan dengan prospek kegiatan usaha dua sektor tersebut yang akan meningkat di periode ini.

Hal ini juga dapat menjadi peluang bagi pebisnis. Dari Bisnis.com, Jika pandemi tetap terkendali dengan penanganan yang terukur sehingga tidak terjadi pembatasan ketat, produktivitas industri esensial bisa tetap terjaga.

Simak tips berikut agar Anda tetap dapat menjalankan bisnis Anda dengan maksimal:

1. Patuhi protokol kesehatan, jauhi Omicron

Anda harus mematuhi prokes selama menjalankan bisnis baik online maupun offline. Utamakan keselamatan bersama, dengan begitu bisnis dapat tetap berjalan tanpa kendala.

Keselamatan semua orang adalah hal yang terpenting dalam menjalankan kegiatannya masing-masing. Meskipun sudah dapat bekerja secara offline, menjaga jarak tetaplah berlaku.

Apakah karyawan Anda dapat kerja secara hybrid, atau remote, atau dari rumah? Tidak hanya keselamatan karyawan namun keselamatan pelanggan juga penting.

2. Beralih ke digital secepat mungkin dalam segala aktivitas bisnis

Bisnis yang beralih dari offline ke online (digital) dapat menjadi senjata yang sangat kuat untuk masa depan bisnis Anda agar dapat bertahan.

Anda dapat menghemat peralatan fisik dan pengeluaran biaya lainnya untuk mengoperasikan bisnis Anda secara langsung.

Data pada sebuah survey menunjukkan penjualan toko offline menurun hingga 60%, sedangkan penjualan toko online meningkat sekitar 20%. Jika bisnis Anda belum siap untuk beralih ke digital sepenuhnya, Anda dapat beralih secara perlahan satu per satu. Bisa mulai dari menambahkan metode pengiriman yang nyaman bagi masyarakat. Data pengiriman online meningkat hingga 259%.

Selain operasional bisnisnya, strategi pemasaran terutama dalam kesadaran merek juga harus dilakukan dan dimaksimalkan secara online (digital).

Saat ini, kehadiran bisnis secara online sangatlah penting bagaikan kesempatan emas. Pelanggan Anda saja sudah pindah menggunakan digital, masa bisnis Anda tidak?

Jika Anda ingin mendapatkan pelanggan yang lebih luas lagi, Anda wajib untuk memaksimalkan peran teknologi untuk bisnis Anda.

Platform yang Anda gunakan akan berperan sebagai toko Anda, entah itu berupa situs web, toko online, marketplace, dan sebagainya. Apapun pilihannya, pastikan Anda memilih platform yang dapat menghasilkan uang untuk bisnis jangka panjang.

3. Masalah Keuangan – Fokus untuk sekarang, pikirkan untuk masa depan

Apakah keuangan bisnis Anda dapat dibilang sehat? Ini adalah waktunya untuk melihat kembali pengeluaran Anda dan membuang yang tidak dibutuhkan agar pemasukkan Anda bisa menjadi maksimal. Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Memperkirakan kondisi keuangan Anda
  • Memberhentikan sistem yang tidak membantu bisnis Anda
  • Mencari peluang pemasaran yang murah namun dampak positifnya besar
  • Membayar utang yang paling kecil terlebih dahulu secepat mungkin
  • Mencari pihak lain yang dapat menghemat Anda

4. Meninjau asuransi bisnis dan kontrak yang dimiliki

Apakah Anda memutuskan untuk tetap melanjutkan kontrak sewa tempat Anda menjalani bisnis? Adakah kontrak lainnya yang berkaitan dengan bisnis Anda? Apakah kontrak tersebut dapat diputus atau dikurangi? Apapun itu pilihannya, pastikan hal tersebut sesuai dengan kondisi bisnis Anda dengan bijak.

Bagaimana dengan asuransi bisnis? Apakah Anda memilikinya? Jika ya, apa saja yang bisa Anda dapatkan?

Asuransi bisnis meliputi proteksi bisnis dari kerugian yang mungkin terjadi kapan saja pada bisnis Anda. Masalah yang datang adalah kejadian yang tidak dapat diprediksi dan diluar rutinitas operasi bisnis yang berjalan seperti biasanya.

Berikut adalah macam-macam asuransi bisnis:

  • Kerusakan properti; asuransi ini mengatasi soal peralatan, palang, gudang, perabotan (furniture) yang disebabkan oleh pencurian atau kebakaran. Namun, bencana besar seperti banjir dan gempa bumi tidak diatasi (atau bisa saja tergantung pada broker yang digunakan).
  • Gangguan bisnis; asuransi ini mengatasi hilangnya pendapatan karena hal-hal yang mengganggu berjalannya bisnis dengan normal. Asuransi ini terutama berlaku untuk perusahaan yang memerlukan lokasi fisik untuk menjalankan bisnis, seperti toko dan pabrik.
  • Tanggungjawab hukum perusahaan; asuransi ini mengatasi soal kelalaian yang dihasilkan dari kesalahan atau kegagalan untuk melakukan aktivitas perusahaan.
  • Tanggungjawab hukum produk; asuransi ini sangat penting agar produk Anda dapat dilindungi oleh kasus-kasus tertentu, seperti adanya gugatan kerusakan produk.
  • Risiko karyawan; asuransi ini mengatasi soal keselamatan dan kesehatan karyawan Anda.
  • Asuransi kendaraan; asuransi ini mengatasi kendaraan perusahaan maupun pribadi yang terkena kecelakaan.
  • Bisnis rumahan; asuransi ini tidak seperti asuransi properti komersial, namun beberapa broker dapat mengajukan asuransi untuk mengatasi peralatan dan gudang.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan asuransi bisnis, Anda sebagai pemilik bisnis harus menentukan perlindungan apa yang dibutuhkan. Hal ini perlu dilakukan agar Anda tidak membuang biaya terhadap perlindungan yang tidak dibutuhkan.

Setelah itu, tentukan juga agen atau broker yang terpercaya dengan reputasi yang baik agar terhindar dari penipuan dan mendapat layanan yang maksimal. Selain itu, perhatikan penjelasan asuransi tersebut secara rinci, dan tanyakan apapun yang Anda kurang paham agar asuransi ini dapat bekerja dengan maksimal.

Menurut Lifepal, jalani hal berikut jika Anda sudah memutuskan ingin daftar asuransi bisnis:

  • Datang ke kantor perusahaan atau ke agen maupun broker asuransi terkait.
  • Bawa dokumen persyaratan pendaftaran, umumnya seperti fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor), formulir pengajuan asuransi, rekening bank, dan dokumen lain yang dibutuhkan secara spesifik oleh perusahaan asuransi.
  • Jika kamu memenuhi persyaratan, maka pihak perusahaan asuransi akan memberikan polis. Beberapa perusahaan memberikan waktu untuk mempelajari polis, pelajari dengan seksama risiko apa saja yang dijamin dan tidak dijamin, dan juga perhitungan preminya.
  • Kalau kamu setuju untuk membelinya, maka kamu harus membayar premi pertama terlebih dahulu.

Pada setiap terowongan, pasti ada cahaya. Kita hanya tidak tahu seberapa panjang terowongan ini sehingga kita mencapai cahaya tersebut.

Kerugian bisnis dapat menyebabkan krisis ekonomi. Jangan biarkan hal itu terjadi pada bisnis Anda, maka itu Anda harus bertindak sesegera mungkin. Meskipun pandemi akan berakhir, namun hal ini juga penting untuk bisnis Anda agar dapat terus berlangsung kedepannya. Kita semua diharuskan untuk beradaptasi dengan apa yang terjadi, dan kita harus mengikutinya agar dapat terus maju.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu perkembangan bisnis Anda dan meningkatkan penjualan Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version