fbpx

Alasan TikTok Punya Peluang Besar Untuk Bisnis Anda!

Secara sekilas, TikTok dilihat sebagai aplikasi untuk hiburan. Namun, justru hal ini menjadi peluang karena potensinya untuk menciptakan cara berbisnis dan beriklan yang kreatif dan lucu.

Dari Niagahoster, TikTok telah menjadi raja sosial media dan memikat hati sebagian besar penduduk bumi.

TikTok memiliki filter-filter yang lucu dan menarik. Lagu juga dapat digunakan untuk video tanpa terkena pelanggaran hak. TikTok juga dikenal sebagai aplikasi yang mengutamakan pendapat penggunanya. Mereka akan terus mengganti dan memperbarui fitur yang disukai maupun yang tidak disukai.

Alasan TikTok Punya Peluang Besar Untuk Bisnis Anda!

Diambil dari Kumparan, para pengguna TikTok juga sering membagikan produk atau jasa pilihan mereka secara cuma-cuma dan biasanya hal ini disebut dengan “racun TikTok” oleh pengguna TikTok lainnya yang terhasut dan ingin membeli produk atau jasa yang sedang dibahas.

Tidak semua bisnis cocok untuk menggunakan TikTok. Maka itu, Anda harus mempelajari aplikasi ini terlebih dahulu. Bukan hanya bagaimana cara menggunakannya, namun juga cara untuk berinteraksi dan membuat bisnis Anda cocok dengan pengguna secara natural.

Beberapa perusahaan rela untuk menjadi lucu dan menghibur, agar mereka dapat masuk ke pasar TikTok dengan baik. Mereka melakukan penyesuaian terhadap platform.

Akun TikTok pribadi berbeda dengan Akun Bisnis TikTok, karena pada akun bisnis terdapat fitur yang lebih lengkap untuk mengatur bisnis Anda di TikTok.

Mengapa TikTok Adalah Peluang

Dari Databoks – Katadata, Indonesia menempati peringkat ketujuh dengan rata-rata waktu yang dihabiskan di TikTok sebanyak 23,1 jam/bulan. Sementara itu, rata-rata waktu yang dihabiskan di TikTok di seluruh dunia yakni sebanyak 19,6 jam/bulan.

Mengapa TikTok Adalah Peluang

“UKM dan IKM merupakan bagian penting dari komunitas TikTok. Kami selalu berusaha mendukung pertumbuhan keduanya dengan menyediakan platform, di mana mereka bisa menyampaikan pesan brandnya termasuk dengan berbagai fitur dan tools yang tersedia, dengan anggaran yang fleksibel. Program #MajuBarengTikTok ini menjadi perwujudan nyata usaha kami untuk ikut mempercepat digitalisasi UKM dan IKM, serta merangkul target audiens yang lebih luas lagi melalui platform kami,” – Pandu Nitiseptro, Head of SMB, TikTok Indonesia. (Smesco)

 

Jangan Membuat Iklan, Buat TikTok

Dari tagline-nya menjelaskan bahwa daripada buat sebuah iklan, lebih baik buat video TikTok. Bagi seseorang yang membuka usaha, ini adalah peluang yang sangat besar karena pengguna TikTok sangat banyak.

TikTok For Business adalah media untuk membebaskan sisi kreatif merek Anda. Dunia imersif tempat siapa pun bisa bebas berekspresi dengan kalangan audiens tersendiri.

Ribuan bisnis telah menggunakan Akun Bisnis TikTok, profil publik yang memungkinkan mereka untuk menemukan suaranya dan membangun strategi pemasaran yang kohesif.

Banyak pengusaha yang baru memulai menggunakan Akun Bisnis TikTok, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan tertinggal jika baru ingin menggunakannya.

Akun Bisnis TikTok memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk melihat performa kontennya secara real-time. Sehingga, keputusan dapat diambil dengan tepat berdasarkan analisa data yang didapat.

Fitur pada Akun Bisnis TikTok memberikan metrik, wawasan, dan alat materi iklan yang menjadikan bisnis berpikir seperti seorang pemasar namun bertindak seperti seorang kreator.

Baca juga: 7 Aplikasi Penghasil Uang Untuk Bisnis Jangka Panjang

Tingkatkan Performa Penjualan dengan LINKZ

 

Konten Akun Bisnis TikTok

Di Akun Bisnis TikTok, Anda dapat mempelajari tren saat ini yang mendorong promosi merek dan membantu meningkatkan penjualan.

Ada banyak konten yang dapat Anda buat untuk bisnis Anda, seperti:

  • Mengenalkan bisnis Anda termasuk tutorial jika ada, diiringi dengan musik dari TikTok
  • Memberi tahu suasana dan lingkungan kerja bisnis Anda
  • Memberikan cerita lucu, inspirasional, kisah sukses
  • Memperlihatkan testimonial dari pelanggan
  • Menyebarkan adanya acara atau event tertentu

Algoritma cara kerja TikTok juga berbeda dengan sosial media yang lain. Peluang konten Anda akan terlihat oleh publik sama besarnya dengan akun lainnya. Pengguna akan sering melihat konten yang mereka suka, sehingga tidak perlu melakukan banyak riset yang begitu rumit.

Walaupun untuk bisnis, disarankan untuk tidak melakukan hardsell atau secara terang-terangan menjual produk. Perlu diingat, video pada TikTok ditujukan untuk hiburan dan kreatifitas. Orang tidak mau mendengar ocehan panjang tanpa hiburan seperti musik.

Dilansir dari Cermati, TikTok for Business terdapat tiga fitur tambahan yang spesial, antara lain:

1. Unique engagement solution

Pelaku usaha bisa berhubungan atau berkomunikasi dengan prospek pembeli dengan cara yang unik. Selain membalas komentar dan mengirim pesan, pelaku usaha bisa membalas pertanyaan atau komentar dengan video. Ini menjadi solusi yang unik, agar bisnis yang dijalankan bisa lebih dekat dengan konsumen.

2. Performance tracking secara real-time

Pelaku usaha juga bisa melihat bagaimana performa dari setiap konten miliknya secara real-time. Dengan begitu, pelaku usaha atau bagian pemasaran dapat mengambil keputusan untuk meningkatkan bisnisnya.

3. Mengetahui konten yang sedang tren

Pelaku usaha juga dapat mengetahui apa saja yang sedang menjadi tren di kalangan pengguna TikTok. Mulai dari produk yang bisa dijual hingga strategi pemasaran agar kontennya dapat viral.

Baca juga: Modus Penipuan Investasi, Marketplace, Media Sosial Viral!

 

TikTok Ads Manager

TikTok Ads Manager memberikan kemudahan bagi penggunanya. Dengan basis audiens yang besar dan fitur yang mudah digunakan, siapapun bisa jadi ahli pemasaran. TikTok memberikan solusi untuk membantu menumbuhkan bisnis pengusaha.

TikTok Ads Manager menyediakan berbagai alat yang Anda butuhkan untuk membuat dan mengelola iklan di TikTok. Fitur ini juga menawarkan akses ke audiens global di seluruh TikTok. Tidak perlu keahlian khusus untuk memulai, cukup luangkan waktu beberapa menit. 

Berikut adalah empat tipe iklan TikTok:

1. Infeed Native Content

Iklan ini mirip seperti iklan di Instagram Story. Pengguna harus melihat iklan ini sebelum melihat konten yang dimaksudkan, atau terdapat di laman utama. Iklan ini didukung oleh fitur agar dapat menambahkan tautan situs web atau unduh.

2. Brand Takeovers

TikTok mengizinkan sebuah merek untuk mengambil alih dan mendominasi selama satu hari penuh. Iklan ini akan muncul setiap kali pengguna membuka aplikasi TikTok.

3. Hashtag Challenges

Agar konten Anda dapat dilihat oleh masyarakat luas, gunakan hashtag (#) yang tepat dan sesuai dengan isi konten atau bisnis Anda. Cari hashtag yang populer dan sering dilihat orang.

Tapi jangan karena hashtag-nya viral dan populer, lalu Anda memaksakan untuk menggunakannya. Karena jika hashtag tidak sesuai dengan isi konten, mereka tidak akan mau melihat video Anda lagi.

Dengan meminta pengguna untuk menggunakan hashtag yang Anda gunakan dan bermaksud untuk disebarkan, ini menjadi salah satu alat marketing word of mouth.

4. Branded Lenses

Iklan ini dibentuk dalam bentuk filter, stiker, dan efek lainnya dalam bentuk 2D atau 3D.

Sumber: Business of Apps

Baca juga: 7 Cara Jitu Untuk Menjadi Dropshipper yang Handal

 

Eh, TikTokers Bukan? TikTok-an yuk!

Sekarang, TikTok sudah memiliki kata kerja dan pelaku aktivitas tersendiri loh!

TikTokers disebut sebagai orang yang senang membuat konten di TikTok, atau orang yang sering melihat video di TikTok. Sedangkan TikTok-an adalah sebutan untuk orang-orang yang sedang membuat konten untuk TikTok, atau bisa juga menjadi sebuah aktivitas untuk dilakukan.

Menurut Kompas, TikTok diprediksi jadi medsos terbesar ketiga pada tahun 2022.

Kesimpulannya, aplikasi TikTok berkembang semakin besar dan penggunanya juga sangat aktif, sehingga ini dapat menjadi peluang besar dan merupakan alat untuk menumbuhkan bisnis.

Semoga artikel ini bermanfaat, selamat mencoba untuk terjun ke TikTok.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *