fbpx

5 Alasan Mengapa Produk Tidak Laku dan Cara Mengatasinya!

“Mengapa orang tidak membeli produk saya?” adalah pertanyaan wajar yang ditanyakan oleh pebisnis kepada diri mereka sendiri.

Dalam sebuah bisnis, produk adalah faktor utama yang harus diperhatikan. Tercapainya target penjualan suatu produk adalah tujuan utama dalam menjalankan bisnis.

5 Alasan Mengapa Produk Tidak Laku dan Cara Mengatasinya

Kenyataannya, mewujudkan mimpi tentu tidak semudah itu.

Ada beberapa alasan mengapa orang mungkin tidak membeli produk Anda, walaupun mungkin produk Anda memiliki kualitas yang sangat bagus.

Alasan tersebut harus diidentifikasi supaya Anda mengetahui akar permasalahan penjualan Anda yang sepi dan mendapatkan strategi penjualan yang tepat untuk mengatasinya.

Baca juga Hilangkan Dead Stock yang Susah Terjual Perlu Anda Ketahui!

Dalam blog ini, LINKZ akan membahas alasan mengapa orang tidak membeli produk Anda dan solusi yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan!

Daftar LINKZ

5 Alasan Mengapa Produk Tidak Terjual

Anda merasa bisnis Anda sedang tidak baik-baik saja? Ada baiknya segera identifikasi dan selesaikan masalah tersebut supaya omset tidak terus turun.

Ada banyak faktor yang memengaruhi penjualan, mulai dari faktor internal dan faktor eksternal. Coba simak beberapa alasan mengapa produk tidak terjual di bawah ini:

1. Belum melakukan pemasaran

Mungkin Anda belum menggunakan media sosial dan melakukan teknik pemasaran seperti SEO, iklan berbayar, dan pemasaran konten – sehingga masih banyak yang belum mengetahui produk Anda.

Teknologi sangat relevan dalam dunia bisnis sehingga kehadiran yang kuat di media sosial dan berbagai platform sangatlah penting. Strategi pemasaran yang tepat dapat menjangkau lebih banyak calon pelanggan.

Baca juga Alasan TikTok Punya Peluang Besar Untuk Bisnis Anda!

2. Tidak melakukan identifikasi target pasar

Target pasar adalah calon pelanggan Anda.

Kalau target pasar salah, bisnis pasti sepi peminat. Penting untuk mengetahui siapa pelanggan ideal Anda supaya Anda dapat menentukan cara untuk menjangkau mereka.

Atau mungkin target pasar terlalu lebar. Perlu diketahui bahwa tidak semua orang membutuhkan produk Anda.

“Bukankah menjual di pasar yang lebih luas akan meningkatkan keuntungan?”

Bayangkan bila Anda tidak membuat target pasar prioritas dan Anda dengan sembarang membuang uang untuk melakukan pemasaran – ibarat menanam di tanah gersang.

Dapat dipastikan, energi Anda terbuang dengan sia-sia bahkan mungkin Anda dapat merugi karena tidak mendapatkan penjualan dari iklan pemasaran Anda.

3. Produk tidak menjawab keinginan dan kebutuhan pelanggan

Apa kata pasar tentang produk Anda? Apakah permasalahan mereka dapat dijawab tanpa menggunakan produk Anda?

Saat mengidentifikasi target pasar, Anda harus gali lebih dalam keinginan dan kebutuhan mereka. Walaupun produk Anda bagus, belum tentu menjawab kebutuhan mereka. Atau mungkin produk Anda menjawab kebutuhan namun memiliki kualitas yang kurang bagus.

4. Anda dan produk Anda memiliki reputasi yang kurang baik

Biasanya, sebelum orang membeli suatu produk mereka mencari bisnis Anda di Google atau media sosial.

Ketika mereka mendapati adanya komentar atau ulasan yang buruk mengenai Anda maupun perusahaan Anda, ada kemungkinan mereka tidak jadi berbisnis dengan Anda.

5. Pelayanan yang buruk dan kurang responsif

Menjaga kondisi hati calon pelanggan merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan. Sebagus apapun produk yang Anda jual, kalau pelayanannya tidak menyenangkan, calon pelanggan bisa kabur.

Baca juga 7 Tips Membangun Customer Loyalty

Solusi Supaya Produk Terjual

Setiap masalah pasti ada solusi. Walaupun mungkin tidak mudah dilakukan, namun dapat dicoba.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi penjualan Anda:

1. Lakukan teknik pemasaran

Bila Anda belum melakukan langkah ini, maka Anda harus setidaknya mencoba. Mulailah gunakan media sosial dan teknik pemasaran seperti SEO, iklan berbayar, dan pemasaran konten.

Posting Anda harus orisinal sehingga orang tidak melihatnya sebagai spam atau menganggapnya sebagai promosi penjualan karena tidak hanya akan membantu mempromosikan produk Anda, tetapi juga memberikan nilai bagi calon pelanggan.

Selain media sosial, Anda juga ingin meluangkan waktu untuk pemasaran konten! Konten akan membantu mempromosikan produk dan memberikan nilai bagi calon pelanggan!

2. Lakukan identifikasi target pasar

Tujuannya adalah supaya Anda dapat menjangkau calon pelanggan ideal Anda dan memaksimalkan penjualan.

Cari tahu di mana mereka sering menghabiskan waktunya sehingga Anda dapat menarik perhatian mereka.

3. Berikan nilai pada produk Anda

Jelaskan kegunaan produk Anda kepada calon pelanggan dan bagaimana mereka menjawab kebutuhan atau permasalahan sehari-hari. Bagaimana produk Anda akan berguna bagi kehidupan atau pekerjaan mereka?

Mulailah lakukan inovasi terhadap produk dengan tujuan untuk menambahkan nilai bagi pelanggan.

4. Aktif memperbaiki reputasi

Cara untuk menangani reputasi yang buruk adalah menciptakan reputasi yang baik. Anda dapat menceritakan kontribusi positif Anda, membuat komunitas, atau berbuat baik kepada koneksi Anda.

5. Carilah sumber daya manusia yang lebih baik

Sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor eksternal yang dapat memengaruhi target penjualan. Bila SDM tidak bekerja dengan maksimal, perkembangan bisnis juga akan terhambat.

Supaya pekerjaan dapat dikerjaan dengan cepat dan tepat, pekerjakanlah SDM yang memang ahli di bidangnya. Misalnya, bila Anda merasa terlalu sibuk merespons semua pelanggan Anda, maka Anda bisa mencari SDM yang dapat memenuhi posisi tersebut – tentunya dengan kriteria yang tepat.

Kesimpulan

Memenuhi target penjualan tidaklah semudah yang dibayangkan. Ada usaha keras yang harus dilakukan demi memenuhi target.

Kalau Anda merasa penjualan terus menurun, maka cobalah untuk identifikasi akar permasalahannya. Apakah Anda sudah melakukan pemasaran? Dan sebagainya.

Dalam prosesnya, ada baiknya bila Anda mencoba semua cara yang dapat dilakukan namun tetap didasarkan pada analisis kondisi bisnis Anda real-time.

Aplikasi LINKZ untuk Mengelola Bisnis

LINKZ adalah aplikasi B2B yang menyediakan laporan bisnis secara real-time dan memberikan analisis bisnis yang tepat melalui fitur-fitur berikut:

1. Katalog Publik (Katalog Digital)

Katalog Publik merupakan fitur yang menayangkan katalog produk bisnis Anda kepada publik. Selain kepada publik, Anda juga dapat memberikan harga spesial kepada pelanggan spesial Anda.

2. Penjualan dan Pembelian

Tahukah Anda bahwa Anda dapat mengurangi biaya operasional bisnis salah satunya adalah dengan mencatat transaksi bisnis dengan aplikasi LINKZ?

Baca juga Ingin Mengurangi Biaya Operasional? Digitalisasi Bisnis Solusinya

3. Laporan Keuangan

Mengetahui detail jumlah transaksi tentunya sangat penting bagi sebuah bisnis. Pada fitur ini Anda dapat melihat laporan transaksi secara lengkap dan faktur yang dapat disaring berdasarkan tanggal.

Rangkuman laporan keuangan yang disajikan dalam bentuk grafik dan dengan data yang lengkap akan memudahkan Anda untuk menganalisis keuangan bisnis Anda.

Laporan keuangan dapat diunduh dalam bentuk Excel, sehingga Anda tidak perlu lagi repot menginput data di Excel.

4. Notifikasi Auto-Update

Jangan cemas, notifikasi pada aplikasi LINKZ bertujuan untuk mengingatkan Anda apabila ada informasi penting terkait pesanan dan pembayaran.

Baca juga Alasan Menggunakan Aplikasi LINKZ untuk Meningkatkan Bisnis Anda

Pantau perkembangan bisnis Anda di mana dan kapan saja – dan mulai tingkatkan performa penjualan bisnis Anda dengan LINKZ, mulai daftar di sini!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *